PROYEK YANG BERSUMBER DARI DANA SWAKLOLA FISIK TA. 2020 BANYAK KEJANGGALAN.



HERI WENDRA MENGABARKAN DARI UJUNG JABUNG JAMBI


KUALA TUNGKAL–Brantasnews.Com. Pembuatan sumur bor sejatinya memang sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan BETARA,RT III ( tiga), Parit ATONG, Tanjab barat, Tungkal ilir. ( 18/11/2020)

Akan tetapi, proses pelaksanaan pembangunan sumur bor ini  menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Dan hal ini terlihat pada papan proyek yang tidak mencantumkan berapa besar dana yang di kerjakan.

Proyek fisik (sumur bor) dengan sumber dana swaklola Khusus (DAK) Tahun 2020 terlihat nyata sekali banyak memiliki kejanggalan.

Dengan tidak adanya  CV, Seolah-olah tidak ada pertanggung jawaban tentang pekerjaan ini dan juga tidak di cantumkan volume dana yang di kerjakan,Di duga pekerjaan ini ada oknum yang mencari ke untungan pribadi atau meperkaya diri.Rabu ( 13/30 )Wib.

Kejanggalan-Kejanggalan ini membuat tanda tanya besar dari kalangan masyarakat, HUSNI.

" kemana instansi terkait , Saya sangat berharap agar instansi terkait agar cepat tanggap dalam hal ini , Dimana banyak kejanggalan dalam pekerjaan ini " Ungkap HUSNI.

Sambungnya " Saya dan mungkin juga masyarakat banyak kalau melihat kejanggalan ini pasti berharap tidak tegas dan turun kelapangan oleh instansi terkait untuk menyelesaikan  masalah ini, sebab kejanggalan ini sangat nyata." Tutup HUSNI sembari menaiki kendaraan roda duanya.


PT.BRANTAS MEDIA KEADILAN



Komentar

TRANDING TOPIK

Viral ! Kepala Sekolah SD.N 11 Katakan Banyak Temuan , BPK Diminta Transfaran

BRONJONG MUARA GULA ISI KARUNG PASIR BERPOTENSI AMBLAS, ANCAM KESELAMATAN KERETA API

DPD BRANTAS Sumsel Sayangkan Pengelolaan Gapoktanhut MJAB 1.333 Ha Berjalan Sebelum Legalitas: Ini Dasar Hukum dan Ancaman Pidananya

Kunker Bupati Muba di Bayung Lencir Diduga Menyimpang dari Jadwal Sekda, Digelar di Kediaman Ketua Timses, Camat Beri Sambutan

DPD LSM BRANTAS Sumsel Beri Dukungan Penuh, Isfa Rozi Pebri Ucapkan Selamat Kepada Nathan Nahkodai DPP Forum Masyarakat Muara Enim Bersatu