PT Astaka Dodol tidak komitmen Dengan Kesepakatan, Warga Macang Sakti Akan Tutup Akses Perusahaan
Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Brantasnews.com 25/04/2026 Konflik antara masyarakat Desa Macang Sakti dengan PT Astaka Dodol kembali memanas. Perusahaan tersebut diduga tidak menepati komitmen yang telah disepakati dalam aksi warga pada 15 April 2026. Aksi yang digelar warga bersama organisasi GNP TIPIKOR Sumsel di area operasional PT. Astaka Dodol menghasilkan sejumlah kesepakatan. Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan menyatakan akan menggelar pertemuan lanjutan terkait dugaan perampasan lahan paling lambat Senin, 20 April 2026. Selain itu, proses ganti rugi lahan dijanjikan selesai paling lambat Selasa, 21 April 2026 dan pihak warga memberikan toleransi waktu paling lambat Kamis, 23 April 2026. Namun, hingga berita ini diturunkan, warga menyebut komitmen tersebut belum direalisasikan. “Tidak ada tindak lanjut sesuai jadwal yang disepakati. Ini menimbulkan kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap perusahaan,” ujar Bapak Amir salah satu korban perampasan ...