Postingan

PT BRANTAS MEDIA KEADILAN

DPP LSM BRANTAS LAPORKAN PEMDES BETARA KANAN KEPADA INSPEKTORAT

Gambar
KualaTungkal-Brantasnews.com|DPP LSM BRANTAS Laporkan PEMDES Betara Kanan, Kepada Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Rabu 23 September 2021. Disampaikan Amri Kusuma Selaku sekjend DPP LSM BRANTAS, Laporan Yang di sampaikan Tersebut, Terkait Dugaan penyerobotan Lahan persawahan Milik salah satu Warga Desa Betara Kanan. Di jelaskan Amri Kusuma PEMDES Betara Kanan Membangun Sebuah Tanggul Irigasi persawahan. Pembangunan tersebut Tidak memasang papan informasi sehingga minimnya informasi yang didapat oleh masyarakat. Pembangunan Tanggul Tersebut Juga melintasi Tanah Milik salah satu warga desa Betara Kanan, dikatakan Amri Kusuma keterangan Dari warga tersebut, Pembangunan tanggul yang melintasi tanah persawahan Milik warga tersebut tidak di lakukan negosiasi dan tidak membayar ganti rugi oleh PEMDES Betara Kanan. "Amri kusuma", Laporan yang saya sampaikan bersama tim terkait Dugaan penyerobotan Lahan milik salah satu warga desa Betara Kanan",Tutur Amri ku

*Ketua DPC AWDI : Lapas Muara Enim Layak WBBM bukan hanya TPI namun TPN, Inovasi Lapas Muara Enim Luar Biasa*

Gambar
Humas_Lanim. Ketua DPC AWDI / Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia Kabupaten Muara Enim Rudiansyah mengungkapkan bahwa Lapas Muara Enim Layak dapatkan Predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bukan hanya TPI namun TPN, Inovasi Lapas Muara Enim Luar Biasa. Pernyataan tersebut di ungkapkan Rudi pada saat berbicara bersama Kalapas Muara Enim Herdianto selaku Host dalam Program Podcast Lanim yang bertemakan " Peran Penting Media sebagai Kontrol Sosial dalam Pelayanan Publik". ( Selasa, 21 September 2021 ) Pada kesempatan itu Rudiansyah selaku Narasumber menjelaskan sedikit Profilnya sebagai Ketua DPC AWDI Muara Enim sekaligus Jurnalis yang Independen dan selalu siap menyampaikan Informasi yang Akurat dan Akuntabel kepada Masyarakat serta sebagai Social Control pelaksanaan kegiatan Layanan Publik oleh setiap Instansi Pemerintah "Kita sebagai Jurnalis menyampaikan Berita kepada Khalayak harus sesuai dengan Fakta dilapangan, memenuhi unsur

KAPOLRES LABUSEL ADAKAN TEMU RAMAH BERSAMA INSAN PERS.

Gambar
KAPOLRES LABUSEL ADAKAN TEMU RAMAH BERSAMA INSAN PERS BRANTASNEWS.Com| Deni Kurniawan. SIK.MH, Selaku Kapolres Labuhan Batu Selatan Adakan acara Temu Ramah, Yang dihadiri Jajaran polres, Kapolsek dan Insan Pers, Sekabupaten Labuhan batu Selatan, acara temu ramah dilakukan di hotel gren kesuma block songo, Senin 20/9/2021 jam, 13.00 wib sampai dengan selesai.  Tampak Hadir salah satunya AKP. Bambang gunanti hutabarat SH. Acara Temu ramah tersebut sengaja dan telah di rencanakan oleh Kapolres Labuhan Batu Selatan untuk menjalin silaturrahmi dan memperkuat tali Persaudaraan baik dari institusi polri dan Media publikasi/wartawan Labuhan batu Selatan. Dalam sambutan Kapolres labuhan batu ( Deni Kurniawan S.I.K. MH. red )  menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Teman-Teman semua baik dari jajaran Polres dan Insan pers LABUSEL Beliau (Deni Kurniawan, S.IK.MH) Juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatanya. Deni Kurniawan", Terimakasih atas Kehadiran teman-tema

Inspektorat Menidak Lanjuti Lapdu, Penerima BLT SilumanTerkesan Tetutup .Ada apa ?

Gambar
Muara Enim. 20/9 senin tanjung Agung terkait kasus pemotongan dana bantuan langsung tunai(BLT) tahun 2020 yang di duga di sunat oleh Oknum kades Tanjung Agung UI . Saat pemerinksaan pertama kali hari ini di kantor kecamatan tanjung Agung para penerima BLT yang sejumlah 151 Orang ini di periksa oleh tim pemeriksa dari Inspektorat kabupaten Muara Enim yang di komandoi oleh Plt Kepala nya Suhermansyah. Namun sayang nya pemeriksaan yang di lakukan oleh tim inspektorat terkesan tertutup untuk media dan umum. Saat di temui Camat Tanjung Agung Drs.Sahlan di halaman depan parkiran kantor camat.mengatakan" ini permintaan dari tim inspektorat demi menjaga ketenangan kerja nya.menurut Sahlan Hingga kami ikuti kemauan dari Tim Inspektorat.ujar nya lagi Sementara itu Plt Kepala  Inspektorat Kabupaten Muara Enim.Suhermansyah menanggapi tentang terkesan nya pemeriksaan warga yang berhak Menerima BLT tahun 2020 ini tertutup. "Demi untuk menjaga

JEMBATAN GANTUNG DESA KEPUR, KEC. MUARA ENIM " SANGAT MEMPERHATINKAN, SEAKAN TIDAK ADA PERHATIAN DARI "PEMERINTAH"

Gambar
MUARA ENIM-BRANTASNEWS.COM  Jembatan gantung diatas sungai enim,desa kepur,kecamatan Muara Enim,Kabupaten Muara Enim. Sebagai akses utama warga untuk bertani  menuju kebun mereka,mengalami rusak parah dan membahayakan warga yang melintas.   Kondisi jembatan gantung desa kepur ini sebenarnya sudah tidak layak lagi dikarenakan terlalu rusak parah, namun warga setempat masih nekat melewati jembatan gantung,meski beresiko tinggi tetap saja para petani melewatinya.   Kepala desa kepur Hasmi Nurdin mengatakan,jembatan gantung desa kepur ini sudah beberapa tahun terakhir sudah mengalami rusak parah". Jalan utama para warga menuju sawah,kebun karet,sawit dan bahkan menuju makam leluhur Puyang temengung".    Ungkapnya"Sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan tersebut padahal sudah sering dibuat proposal disampaikan kepemerintah kabupaten dalam hal ini dinas terkait yaitu PUPR, kabupaten muara enim keluhnya...  

PT.MULI INGKAR DALAM PERJANJIAN, MASYARAKAT,ANAK-ANAK DAN BALITA" MENJADI KORBAN DEBU BATU BARA.

Gambar
TEBO- BRANTASNEWS.COM PT.MULI melanggar janji dengan masyarakat setempat dimana PT MULI tersebut didirikan daerah desa simpang niam. kecamatan Tebo ilir,kabupaten Tebo. Kembali tertusuk oleh kegiatan lalu lintasnya angkutan mobil batu bara yang bermuatan hampir mencapai puluhan TON permobil" yang mengakibatkan jalan rusak dan berdampak pada polusi udara yang menimbulkan debu jalan,terlalu membahayakan bagi warga  tinggal di pinggiran jalan tersebut terutama bagi anak anak yang masih balita. Menurut keterangan dari masyarakat setempat perusahaan batu bara penambang yang tidak komitmen dengan hasil perjanjian yang telah disepakati bersama masyarakat, perusahaan dan pemkab Tebo jg ikut hadir menyaksikan perjanjian tersebut. Dari poin-poin tersebut pihak perusahaan siap melakukan penggangkutan batu bara boleh melintas membawa batu bara dari jam 14.00 WIB. pihak perusahaan wajib merawat jalan yang dilalui dimana pemilik perusahaan menanam investasinya sesuai den

INSPEKTORAT DAN DPRD LABUSEL,"TERKAIT ADD 2020 UNTUK 52 DESA TAHAP III DI MOHON USUT DAN DI RDP"KAN

Gambar
LABUSEL-BRANTASNEWS.COM. Sebagai laporan ke pada inspektorat dan DPRD kabupaten Labusel Sebanyak 52 kepala Desa Se kabupaten Labuhanbatu Selatan di mohon untuk mengusut tuntas dan di RDPKan karna kelimpungan ,di sebabkan Anggaran Danan Desa(ADD) mereka tahun 2020 tahap III senilai rp.8.570.943.144 belum kunjung cair sehingga sampai saat berita ini di terbitkan. ADD tahun 2020 tahap III sekitar 20 % lagi sangat di harapkan 52 desa,kabupaten Labusel. Begitu diharapkan  agar segera dicairkan dinas BPKAD labusel  para kepala Desa untuk melanjut kan pembangunan di Desanya mereka masing masing,pinta kades".  Salah Seorang Camat yang tidak mau di sebutkan namanya membenarkan hal ini,beliau juga heran kenapa ADD tahap III sekitar 20 % lagi belum bisa di cairkan kitapun tidak ngerti di mana kendalanya sehingga sampai saat ini menurut biasanya dana tersebut sudah cair dan secara administrasi pengajuan permohonan kekurangan sesuai Perbup  no 188.45/49/DPMJ/21 tertangg