WARGA KARANG RAJA KELUHKAN AIR PDAM MENGALIR KECIL HAMPIR 2 BULAN _"LSM BRANTAS: PDAM Harus Segera Bertanggung Jawab, Jangan Abaikan Hak Dasar Rakyat

MUARA ENIM — Ketua DPD LSM BRANTAS Sumatera Selatan, Isfa Rozi Pebri menyoroti keluhan warga di lorong Al Fattah, Desa Karang Raja, Kec. Muara Enim terkait aliran air PDAM yang sangat kecil bahkan hampir tidak keluar.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan LSM BRANTAS pada Selasa, 28 Juli 2026 pukul 17:41 WIB, air yang keluar dari keran warga hanya sebesar lidi dan tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari.

"Sudah hampir 2 bulan ini warga Karang Raja mengeluh. Air PDAM mengalir sangat kecil, bahkan kadang tidak mengalir sama sekali. Padahal tagihan tetap jalan setiap bulan," tegas Isfa, Selasa 28 Juli 2026.

Menurut Isfa, air bersih merupakan kebutuhan dasar dan hak masyarakat yang wajib dipenuhi oleh PDAM Tirta Enim. Jika pelayanan tidak maksimal, maka masyarakat berhak mempertanyakan kemana uang iuran mereka.
"Ini bukan persoalan sepele. Ibu-ibu kesulitan masak, anak-anak kesulitan mandi dan MCK. Jangan sampai masyarakat bayar mahal tapi dapat air setetes-setetes," ujarnya.

LSM BRANTAS Sumsel mendesak Direktur PDAM Tirta Enim untuk segera turun langsung ke lapangan, mengecek jaringan pipa, dan memberikan solusi konkret. Bila perlu dilakukan perbaikan jaringan atau penambahan tekanan air di wilayah Karang Raja.

"Kami minta dalam waktu 7 hari kerja PDAM memberikan jawaban dan tindakan nyata. Jika tidak ada respon, kami akan kumpulkan data dan melayangkan surat resmi ke Bupati serta DPRD Muara Enim," pungkas Isfa.

LSM BRANTAS Sumsel berkomitmen mengawal hak-hak dasar masyarakat agar tidak diabaikan oleh penyelenggara layanan publik.

Red : tim

Komentar

TRANDING TOPIK

Sejak 2012 Hidup dalam Kegelapan, Warga Dusun 1 Desa Mangsang,Hijrah Mukti Lubuk Batu. Mohon Penambahan Aliran Listrik

KETUA DPD LSM BRANTAS SUMSEL HIMBAU SEKOLAH & MADRASAH: STOP JUAL BELI & PENUNJUKAN TOKO LKS _"Patuhi Aturan! Pendidikan Bukan Ladang Bisnis

RESPON CEPAT KETUA DPC PMPB MUBA SALURKAN BANTUAN, PEDULI MUSIBAH TANAH LONGSOR DI DESA EPIL

Abaikan Perda Tenaga Kerja dan Catut Nama Kades, Rekrutmen Karyawan PT CEP di Ring 1 Medco Energi Diduga Sarat Penyelundupan Tenaga Kerja Luar Daerah

SITE MANAGER JADI PINTU BELAKANG "KARYAWAN TITIPAN", KREDIBILITAS ETIK MEDCO HANCUR