Tingkatkan Pelayanan Publik, RS Bukit Asam Medika Tambah Kapasitas Genset

Muara enim - Dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan untuk masyarakat, Rumah Sakit Bukit Asam Medika (RSBAM) menambah kapasitas genset untuk menjaga operasional rumah sakit apabila terjadi pemadaman listrik.

RSBAM mendapatkan genset sementara dari PT Bukit Asam Tbk (Tbk) dengan kapasitas 250 kVa pada Rabu (21/8/2024), menggantikan genset yang berkapasitas 100 kVa. 

Dengan genset tersebut, layanan Kamar Operasi, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang Insentif (ICU, HCU, NICU, Peristi), Farmasi, Rawat Jalan, MCU, dan Ruang Rawat Inap bisa tetap berjalan normal ketika terjadi pemadaman listrik.
"Rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan yang sangat penting untuk masyarakat. Genset ini merupakan sumber listrik alternatif agar pelayanan medis RSBAM dapat terjamin berjalan dengan baik," kata Gusti A Wahyudi, Direktur Utama PT Bukit Asam Medika.

Genset dengan kapasitas 250 kVa mampu memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan listrik RSBAM. "RSBAM berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya dengan mengantisipasi gangguan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dengan dukungan dari PTBA, kapasitas genset akan terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan," ujar Gusti.

RSBAM adalah jenis rumah sakit umum dan termasuk Rumah Sakit Tipe C. RSBAM melayani semua lapisan masyarakat, baik pegawai dan keluarga pegawai PTBA, anak perusahaan, mitra kerja maupun masyarakat sekitar. RSBAM yang berlokasi di Jalan Raya Bukit Asam Nomor 118 Tanjung Enim berperan sebagai pemberi pelayanan kesehatan.
Memiliki visi menjadi rumah sakit layanan kesehatan yang terpercaya di regional Sumatera, RSBAM berupaya memberikan pelayanan kesehatan profesional dengan sepenuh hati, unggul dalam pelayanan serta ramah lingkungan.

Redaktur: Isfa.R


Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi: 

*Niko Chandra*
_Corporate Secretary_
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Komentar

TRANDING TOPIK

MOBIL ANGKUTAN BATU BARA DIDUGA CROSSING DI JALAN NEGARA PALEMBANG-JAMBI BAYUNG LENCIR, PT MARGA BARA JAYA DISOROT KARENA DIDUGA ABAIKAN INSTRUKSI GUBERNUR SUMSEL

16 Tahun Menanti, Plasma 699 Ha untuk Desa Mangsang Diduga Tak Terealisasi, Dua Desa Tetangga Disebut Sudah Panen - Kini Disomasi LBH dan Dikawal LSM BRANTAS Muba

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polsek Bayung Lencir Bangun Sumur Bor Air Bersih untuk Warga

WARGA BAYUNG LENCIR KELUHKAN ASAP TEBAL DIDUGA DARI STOCKPILE PT MARGA BARA JAYA

Pembakaran Tempurung kelapa Di Bram Itam Disorot,Pemdes kemuning dan kelurahan Diduga Tutup Mata.