BANJIR DIWILAYAH KABUPATEN MUARA ENIM ; MENUAI PERTANYAAN BESAR !!!.

Brantasnews.com - Minggu,14 Januari 2024 - Kabupaten Muara enim.
Curah hujan yang lebat dibeberapa hari ini,telah berdampak terhadap lingkungan masyarakat diwilayah kabupaten muara enim,yang rawan banjir.

Salah Satu Ketua DPD LSM BRANTAS  Hendra jaya, angkat bicara, menyoroti Pemerintah Kabupaten muara enim, yang seharusnya dapat mengantisipasi banjir ini,ucapnya.

 Hendra jaya,sangat Disayangkan sekali, kabupaten yang mempunyai APBD cukup besar,dan banyaknya Perusahaan-perusahaan tambang besar,kabupaten muara enim dianggap belum bisa membangun Drainase dengan baik.

Dilain tempat Salah Satu Ketua LSM,L.A.I Basu D88 DPC.muara Enim ( TAUFIK HERMANTO,S.E ), mengatakan drainase merupakan sebuah konstruksi yang menjadi media untuk mengalirkan air dari satu titik ke titik lain yang dinilai sangat penting sekali,untuk membantu proses pengaliran air seperti curah hujan, agar tidak terjadi genangan atau banjir.

Sebuah sistem drainase dapat membantu pada berbagai konstruksi bangunan seperti rumah, gedung kantor, dan area perkotaan atau pemukiman untuk mengurangi genangan air atau banjir pada area tertentu. Sistem ini juga membantu mengalirkan air ke area badan air terdekat.

Sehingga tujuan pembuatan drainase adalah untuk mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan tersebut bisa berfungsi secara optimal sesuai dengan kegunaannya. Sistem ini juga dapat mengendalikan erosi tanah serta kerusakan pada jalanan dan bangunan yang ada di sekitarnya.

Drainase dapat meminimalkan dampak negatif dari aliran limpasan untuk kualitas air sungai serta mengurangi genangan yang dapat menjadi sarang nyamuk-nyamuk penyebab penyakit.

 pentingnya drainase,adalah untuk memperpanjang umur ekonomis sarana-sarana fisik antara lain: jalan, kawasan pemukiman, kawasan perdagangan dari kerusakan serta gangguan kegiatan akibat tidak berfungsinya sarana drainase.

Drainase terbagi menjadi dua jenis, yaitu drainase alami dan drainase buatan manusia. Drainase alami terbentuk karena adanya proses alam dan tanpa bantuan campur tangan manusia. Contoh drainase alami adalah aliran sungai.
Drainase buatan adalah yang dibuat oleh manusia secara garis besar adalah untuk membantu proses pengaliran air dari satu area ke area lainnya. Terdiri dari drainase bawah tanah, drainase permukaan tanah, drainase terbuka, drainase tertutup, drainase single purpose, dan drainase multi purpose.

Adapun fungsi dari drainase ini antara lain, sebagai salah satu metode pembebasan suatu area dari genangan air, banjir, atau erosi. Metode meminimalisir terjadinya penularan penyakit yang diakibatkan oleh sistem sanitasi yang buruk.

Juga sebagai salah satu upaya untuk memperpanjang umur dari sarana fisik, kawasan dan juga pemukiman, dan konservasi sumber daya air.

Hendra Jaya menambahkan bahwa banjir yang terjadi saat ini sudah lumrah berdasarkan hasil pantauan dibeberapa daerah,semua ini terjadi karena kurangnya drainase diberbagai wilayah yang ada dikabupaten Muara enim menjadi penyebab utama terjadinya banjir,dan salah satu contoh yang real dapat dilihat,dipinggiran jalan utama pusat kota Muara Enim saja sangat minim adanya drainase,disini membuktikan kurang nya perhatian dan pengawasan dari eksekutif,dan legislatif,ditambah kurang nya mutu bangunan fisik drainase yang ada,tegasnya",.

Semoga dengan kejadian ini Pemerintah kabupaten muara enim dapat mengevaluasi Program-program Pembangunan daerah.

Reporter : tim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjadi lagi",Diduga Oknum Guru SMP Di Kabupaten Muara Enim Menganiaya Murid

orang nomor satu di Muara Enim, Berkomentar Tidak pantas di salah satu grup WhatsApp Biro Muara Enim.

Kebakaran Hebat di Kelurahan Kampung Nalayan, Jalan Baharek Ujung.