Langsung ke konten utama

Istri Kancil Kabur Saat Diburu: Kapolres Merangin Difitnah

Merangin_Bangko,Brantasnews.com |  Istri Kancil bernama asli Yusnawati yang dipemberitaan Media Brantasnews.com pertama kalinya mengaku bernama Yulnawati akhirnya kabur dan sudah tidak berada ditempat kediamannya sejak khabar tersebut diekspos di media. Rumah kediamannya terkunci gembok dari luar, "sejak sore kemarin (Minggu,26/06/22_red) lagi rukonya bekunci,kunci mobil kami aja terkurung di dalam pak".ungkap supir truck anggota pekerja Yusnawati tersebut saat dipertanyakan kemana pergi menghilang majikannya.

Istri kancil alias Sumarno terus diburu buat mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah memberikan fitnah terhadap pimpinan penegak hukum wilayah Merangin yaitu Kapolres Merangin ikut serta dalam bisnis  pertambangan illegal di titik lokasi Tanah Garo. "Jika tidak terbukti di Tanah Garo terdapat penambangan illegal dan ternyata tidak ada oknum Kapolres Merangin berinvestasi usaha atau join kerjasama dengan Sumarno, maka Yusnawati harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum atas dugaan pasal Fitnah terhadap pejabat Polri tersebut". Ungkap Kasat Intel Polres Merangin.

Saat ditemui di lokasi rumah,Yusnawati sudah tak berada ditempat, di bengkel milik keluarganya (afdal_red) pun tidak di temukan.

Kapolres Merangin sendiri sudah menegaskan "saya tidak pernah ada kenal dengan Yulnawati (Yusnawati_red) menyikapi hal ini saya hanya tertawa saja sebab saya tidak merasa ada ikut dalam usaha PETI".

Hambali mengungkapkan "dalam 24 jam jika Yusnawati tidak ditemukan maka Kapolres akan buat laporan dipolda atau disini (Polres_red)..". 

Sampai berita ini diterbitkan pihak kancil alias Sumarno dan Yusnawati tidak dapat diklasifikasikan dan dikonfirmasi.

Reporter:Tim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Negara di Kel. Mangun Jaya "Ground Breaking" Mohon pembangunanya Pak H.Herman Deru Gubernur dan BBPJN Sumsel

Pengumuman berita kehilangan sebuah sertifikat tanah di kecamatan bila hulu kabupaten labuhan batu

Diduga Tumpang Tindih konstruksi Bangunan PAUD Didesa Semau

Kades Semau Ajak DPP LSM BRANTAS Ketemu Terkait akan di laporkan Ke kajari

Masalah Kompensasi Debu Batu Bara.Petang ini Puluhan Emak Emak Merapi "Geruduk di Rumah Ibu Mis"

Ada apa ya ? Wartawan yang di ancam, wartawan pula yang di laporkan.

Pembanguan Gedung PAUD Desa Semau Senilai Ratusan Juta Rupiah Menuai Polemik.