Kadis PMD Emran Tibrani;"Bantah tidak Pernah Mintak2 duit sama Media manapun"

Kadis PMD Emran Tibrani;"Bantah tidak Pernah Mintak2 duit sama Media manapun"

BrantasNew.com
     
Muara Enim_Sempat Viral di beritakan oleh berbagai media online baik lokal maupun nasional, disenyalir bahwa oknum pejabat DPMD Pemerintah Kabupaten Muara Enim memintak uang terhadap 12 Media yang sudah kerja sama (MOU) dengan Forum kades sebanyak 15%.?

Hal ini membuat kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Drs.Emran Tibrani "Berang" dan merasa terusik akibat di beritakan oleh media media Online tersebut.

Merasa tidak perna memintak Mintak kepada Media yang sudah berkerja sama dengan Forum kades tersebut. 
Juga dia tidak pernah merasa menyuruh penjabat bawahan untuk memotong uang terhadap media yang sudah kerja sama itu.
atau ada oknum staf nya yang menjual atau mencatut nama nya untuk kepentingan pribadi nya sendiri.ini jelas akan saya selidiki.Terang Emran

"Idak benar itu pak herman kami tdk pernah minta2 duit seperti itu tolong pak media mana yang mengatakan seperti itu?.tambah nya (26/7)

"Dan lebih baek yg media itu ketemu aku langsung bae biar klir tdk ada dusta dan fitnah, Suruh dio ketemu aku senin di ktr" ajak Kadis PMD ini

"Kalo media tIdak mau ketemu aku akan jadi rumor terus biar aku klarifikasi langsung dengan media itu thanks.jawab nya lagi

Aku rotkan lagi dengan forum kades Sudah kagek nak ado rapat untuk membahas media di tahun anggarann2021

Sekitar bulan oktober utk yang thn ini 12 media sampai desember 2020.Emran mengakhiri jawaban dari WA nya(28/7)

(Team)

Komentar

TRANDING TOPIK

DPC LSM BRANTAS MUBA TEMUKAN 3 PATOK HUTAN HP LALAN DI LAHAN PT. ABL DESA MURA MEDAK DUSUN 5 LSM Desak Klarifikasi BPN dan KLHK Terkait Dugaan Tumpang Tindih Batas Kawasan Hutan

"Menjunjung Transparansi, Integritas, dan Kemitraan Pendidikan

POLISI DI LARANG MENAGIH HUTANG KENDARAAN KREDIT MACET PADA LEASING

LSM BRANTAS TEMUKAN KANTOR DESA TANJUNG RAJA TUTUP JAM 14.10 WIB _"Pelayanan Publik Belum Selesai, Gerbang Sudah Digembok

Diduga Telah Terjadi Mark Up Anggaran Pembangunan SD 063 Desa Tanjung Pasir Jadi Sorotan.