BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG BRANTASNEWS.COM

Gambar
PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN DPP LSM BRANTAS. SENIN 11 MEI 2020. SELAMAT BERGABUNG KAPERWIL BRANTASNEWS.COM SELAMAT BERGABUNG DPD BRANTAS  RIAU. SELAMAT BERGABUNG BRANTASNEWS.COM KAPERWIL LAMPUNG. PIMPINAN ANAK CABANG JAMBI LUAR KOTA. PERWAKILAN ANAK CABANG KUMPEH. PERWAKILAN ANAK CABANG BATANG ASAM
Pemdes pematang raman berserta staf mengucapkan selamat menyambut bulan suci ramadhan 1441H semoga kita senantiasa diberi kelancaran beribadah dibulan yg penuh berkah ini dan slalu menjaga kesehatan 
Selamat menyambut bulan suci ramadhon Mohon maaf lahir dan bathin M.SUTASIN : KAPERWIL BRANTASNEWS.COM SUMTRA SELATAN & MALIKI PAC, BRANTAS, MENGUCAPKAN SELAMATBMENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMHADHAN DI TAHUN 2020
Pemerintahan desa puding dan staf mengucapkan selamat menyambut bulan suci ramadhan 1441 H 
Dibulan yg penuh berkah ini mari kita semua slalu bertakwa dan slalu di beri kesehatan dn kelancaran beribadah 
Selamat menyambut bulan penuh berkah  Mohon maaf lahir bathin PEMDES PUDING DAN STAF Pemerintahan des…

WARGA MISKIN SUDAH TAK NAMPAK DI MATA PEJABAT MUARA ENIM

Muara Enim_brantasnews.com|Sudah banyak program Pemerintah Republik Indonesia untuk membantu masyarakat Indonesia yang kurang mampu, bermacam macam namanya, diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan sebagainya. 
Datangnya bencana covid -19 ini, nampak kesibukan Pemerintah mendata masyarakat untuk membantu masyarakat Indonesia yang terkena dampak bencana nonalam covid - 19, yang dikaitkan dengan bantuan Pemerintah yang sudah ada seperti tersebut diatas. 

Dari sini juga banyak terungkap, ternyata banyak juga masyarakat yang selama ini berhak mendapatkan bantuan program Pemerintah, ternyata faktanya tidak perna mendapatkan. 

Sebagaimana hasil penelusuran langsung Tim investigasi BP3 RI Sumatera Selatan yang dipimpin Ketua DPW LSM Badan pemantau penyelenggara pemerintah Republik Indonisia (BP3RI)  Ramli, langsung ke desa Ujan Mas Lama Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim, Minggu (03/05)2020). 
Salah seorang warga Desa Ujan Mas Lama, yang hidup sebatang kara dengan kondisi fisik cacat tidak bisa berjalan, tinggal digubuk beralaskan tanah, tidak bisa lagi mencari napkah untuk menyambung hidupnya. 

Dari pengakuan Yohanes, dia sudah lama tidak menerima bantuan program Pemerintah apapun namanya. 

" Ada dulu, satu kali sekitar 5 tahun yang lalu dia mendapatkan bantuan sejenis BLT,  sudah itu saya tidak perna mendapatkan lagi " Terangnya ketika diwawancarai Tim investigasi. 

Alan Salah seorang Tim investigasi yang sempat dihubungi melalui telponnya, sangat menyayangkan keadaan ini. Disampaikannya, kalau masih banyak masyarakat yang berhak menerima program Pemerintah, namun tidak mendapatkan lantas kepada siapa bantuan Program Pemerintah tersebut diberikan. 

" Ini jelas tidak tepat sasaran, data darimana yang selama ini dipakai untuk pengalokasian prigram Pemerintah tersebut " Ujar Alan. 

" Program Pemerintah tersebut terus jalan, diberikan kepada warga, tapi warga yang bagaimana sehingga masih banyak yang berhak menerima tidak perna mendapatkan, ini patut ditelusuri " Imbuhnya. 

Dijelaskan Alan, Pak Yohanes ini adalah salah satu contoh nyata yang ditemukan. Mungkin masih banyak warga warga lain yang kurang mampu, yang mengalami nasib sama seperti Pak Yohanes, tidak tersentuh program Pemerintah. 

" Pak Yohanes ini hidup sebatang kara, kondisi fisiknya cacat, dia tidak perna menerima segala macam bentuk bantuan program Pemerintah " Tutur Alan. 

" Pak Yohanes ini memang pernah menerima bantuan sejenis BLT lima tahun yang lalu, setelah itu tidak pernah diberikan lagi, dia hidup dari belas kasihan pihak keluarganya yang ada" Ucap Alan. 

Diceritakan Alan lagi, bahwa pihaknya sudah mencoba membantu menelusurinya ke Kepala Desa Ujan Mas Lama, dari keterangan Kepala Desa, Iwan, dia membenarkan bahwa warganya yang bernama Yohanes tidak pernah mendapat bantuan berupa PKH, BPNT, dan tidak pernah masuk dalam data penerimaan bantuan tersebut. Karena diduga pendataan yang di lakukan oleh pendamping desa tidak melibatkan tim Desa. 
" Itu keterangan Kades Ujan Mas Lama " Ujar Alan.

Lanjut Alan lagi, Kades Iwan juga mengatakan kalau dia baru menjabat Kepala Desa Ujan Mas Lama. Dia akan berusaha supaya nantinya Pak Yohanes akan masuk di data penerima Bantuan PKH dan BPNT. Namun untuk sekarang ini karena ada bantuan BLT Dana Desa, jadi pihak Tim Gugus sudah mendata dan memasukan Pak Yohanes supaya mendapat bantuan dari dana Blt dana desa. Bahkan Kepala Desa Ujan Mas Lama akan berusaha  sekuat tenaga untuk mengusulkan supaya Pak Yohanes mendapat bantuan Bedah Rumah. Alan menuturkan.

" Dari temuan kami ini, Kami sangat berharap kepada Pemkab Muara Enim mulai dari Kabupaten, Kecamatan dan Desa agar dapat cepat tanggap, menindak lanjuti permasalahan ini. Tolong yang mendata masyarakat yang berhak menerima program Pemerintah benar benar objektif, jangan main tembak diatas kuda " Pungkas Alan.

Senada juga disampaikan Ketua DPW LSM Badan pemantau penyelenggara pemerintah Republik Indonisia (BP3RI)  Ramli. Dikatakannya ,keadaan  warga yang bernama Yohanes ini sungguh sangat memperihatinkan.

" Sudah seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah Daerah maupun pusat, baik bantuan, BLT, PKH, BPNT, maupun program program Pemerintah yang lain "  Ujar Ramli ketika diwawancarai.

" Tapi faktanya tidak. Kenapa warga seperti Pak Yohanes di biarkan hidup terlantar seperti ini. Sangat tidak Wajar, apalagi Kabupaten Muara Enim perna mendapat predikat Ke 5 (lima) Kabupaten terbaik di Indonisia " Jelas Ramli 


Reporter.  : (Aan)
Editor.       : a.k

Komentar

UCAPAN BERBAYAR

POLISI DI LARANG MENAGIH HUTANG KENDARAAN KREDIT MACET PADA LEASING

SIKAP OKNUM ISTRI KADES RENGAS BANDUNG TAK TERPUJI SAAT DITANYA BLT, COVID-19

4 KALI MENIKAH TAK SATU LELAKIPUN YANG MEMUASKAN. PENGAKUAN SALSILA.

KADES BARU DI LANTIK TUJUH HARI BAWAK ISTRI ORANG KEHOTEL.

Kepala Desa Mandalasena diduga potong dana bantuan Covid 19. Dan Pendataan nya Dabel.