KAPOLSEK PENGABUAN SELIDIKI KASUS PENJUALAN AKI PLTS DESA LUMAHAN

SENYERANG-Brantasnews.com|Kasus penjualan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung barat, kini dalam penyelidikan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek pengabuan. Hal ini menyusul adanya pengaduan ESDM provinsi jambi. Dalam pengaduan itu, melaporkan hilangnya aki PLTS di desa lumahan.

Saat media ini mengkonfirmasi Kapolsek pengabuan AKP Edi purnawan via pesan WhatsApp, Kapolsek membenarkan adanya penanganan kasus PLTS Desa lumahan tersebut sedang ditindak lanjuti.

"AKP Edi Purnawan", Kapolsek Pengabuan", Saya hanya bisa sampaikan saat ini kami sedang melakukan upaya penyelidikan dalam hal penanganan laporan pengaduan dari pihak ESDM Prop. Jambi terkait adanya dugaan penjualan aset PLTS oleh beberapa masyarakat Desa Lumahan, Saat ini kami sedang melakukan upaya penyelidikan yaitu pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti dalam penanganan laporan,"terang Kapolsek pengabuan.20/01/2023

Ismail kades lumahan tidak berani memberikan keterangan, saat di konfirmasi media ini, via pesan whatsapp 20 Januari 2023.

Ismail," kades lumahan," Mohon maaf tak bisa bisa berikan impo ,,, takut salah nanti jadi masalah sy🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏", tulis Ismail pada pesan whatsapp.

Proyek senilai senilai Rp 6,7 milyar ini hilang diduga di jual mengatas namakan warga, didalam surat Berita acara kronologis hilangnya aki PLTS di desa lumahan. Tertulis dalam surat berita acara tersebut bahwa warga menjual PLTS tersebut atas kesepakatan warga melalui musyawarah, namun ada beberapa warga yang menyangkal bahwa adanya musyawarah terkait penjualan PLTS tersebut. Penjelasan beberapa warga mengatakan tidak pernah tanda tangan terkait musyawarah yang di terangkan dalam surat berita acara tersebut.
Saat media ini mengkonfirmasi Abidin selaku pejabat sementara (PJS) Desa Senyerang, menjelaskan pada pesan whatsapp,  

Abidin", PJS, Assalamualaikum pak
Kami informasikan surat pengantar itu salah ketik seharusnya 950/ /Lmh-Syr/2022. 
Setelah kami beserta ESDM provinsi, tokoh masyarakat melihat kelokasi dan keadaan bmd Plts sudah dibongkar. Untuk itu pihak Esdm minta penyampaian laporan terkait penjualan barang tersebut kepada tokoh masyarakat.
Dasar kami membuat surat pengantar tersebut setelah beberapa hari tokoh masyarakat menyampaikan kepada kami surat berita acara tersebut.
Terima kasih", tulis Abidin via pesan whatsapp.
Setelah menjadi aset daerah, PLTS dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber penerangan di wilayah terpencil tersebut. Karena program listrik PLN sudah menembus wilayah tersebut, PLTS tidak lagi dimanfaatkan.

 “Aset inilah yang diduga dijual sejumlah warganya,” (tim)

Komentar

TRANDING TOPIK

Rehab Pasar Raya Citra Milik Pribadi di Muara Enim Disorot, Limbah Plafon Gipsum Dibuang di Pinggir Sungai Meski Ada Talut Belum Selesai

PERINGATAN HUT KE-81 TNI 05 OKTOBER 1945 - 05 OKTOBER 2026 LSM BRANTAS (BERANI BERJUANG SAMPAI TUNTAS) SUMSEL: 81 TAHUN TNI MENJAGA NKRI, KAMI BELAJAR ARTI BERANI BERJUANG SAMPAI TUNTAS DARI TNI

PT PERKASA INTI TANI GELAR INTERVIEW DI KANTOR CAMAT TUNGKAL JAYA, LSM BRANTAS TANGGAPI DAN PANTAU BERITA ACARA AMDAL DAN REKRUTMEN

DPC LSM-BRANTAS MUBA UNGKAP 3 PATOK HUTAN HP LALAN DI LAHAN PT ABL DESA MUARA MEDAK, KEMENHUT BALAS S.403/2026 ARAHKAN KE GAKKUM

Gagal Kontruksi Publik Desak Aparat Hukum Usut Tuntas Dermarga Roboh Desa Sungai Landak Memakan Korban Jiwa .