Diduga Akibat Rangkap Jabatan Pengawasan di RSUD Kuala Tungkal Disorot Usai Dokter Mita Apriliya Azemi Meninggal Dunia
Diduga Akibat Rangkap Jabatan Pengawasan di RSUD Kuala Tungkal Disorot Usai Dokter Mita Apriliya Azemi Meninggal Dunia
Tanjung jabung barat , Jambi — Publik menyoroti dugaan lemahnya pengawasan di lingkungan RSUD Kuala Tungkal setelah meninggalnya seorang dokter medis bernama dr. Mita Apriliya Azemi yang disebut-sebut meninggal dunia akibat beban kerja yang sangat berat tanpa hari libur.Sabtu,(02-05-2026)
Sorotan ini mengarah pada Dirut RSUD ( SAHALA ) yang saat ini juga merangkap jabatan sementara sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Tak hanya isu adanya dugaan praktek korupsi rangkap jabatan tersebut dinilai oleh sejumlah pihak berpotensi menimbulkan persoalan dalam efektivitas dalam pengawasan dan kontrol terhadap tenaga medis di lapangan.
Berdasarkan informasi yang berkembang, dr. Mita diduga mengalami tekanan kerja yang tinggi karena harus menjalankan tugas medis secara terus-menerus tanpa waktu istirahat yang memadai.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan serius mengenai sistem pembagian kerja manajemen jadwal serta perhatian terhadap kesehatan juga keselamatan tenaga medis di rumah sakit tersebut.
Sejumlah pihak menilai, Apabila benar terjadi beban kerja berlebihan tanpa hari libur maka hal itu merupakan persoalan serius yang seharusnya berada dalam pengawasan langsung manajemen rumah sakit maupun dinas kesehatan terlebih jabatan ganda yang diemban dinilai dapat mengganggu fokus dan efektivitas dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Salah seorang pengamat atas permasalahan Meninggalnya Dr. Mita Apriliya Azemi mengatakan
“Kalau memang benar tentang almahrum dr.Mita ini yang bekerja tanpa hari libur hingga mengalami kondisi fatal maka ini bukan sekadar masalah internal rumah sakit tetapi sudah menyangkut tanggung jawab institusi terhadap keselamatan tenaga kesehatan ,” ujar salah satu sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.
Selain itu, rangkap jabatan yang dijalankan juga disorot karena diduga bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait agar tidak menimbulkan konflik kepentingan maupun kelalaian dalam pelaksanaan tugas publik.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Kuala Tungkal dan Dinas Kesehata maupun Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terkait kronologi lengkap meninggalnya dr. Mita Apriliya Azemi serta dugaan kelalaian pengawasan yang mencuat di tengah masyarakat.
Masyarakat pun mendesak pemerintah agar bisa dilakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas peristiwa ini termasuk tentang Dirut RSUD Kuala tungkal rangkap jabatan sebagai kepala dinas kesehatan.
Yang mana di pertegas tentang Meninggal dunianya dr. Mita Apriliya Azemi yang kini menjadi duka mendalam sekaligus alarm keras bagi dunia kesehatan bahwa tenaga medis juga membutuhkan perlindungan jam kerja yang manusiawi serta pengawasan yang bertanggung jawab dari para pemangku kebijakan. ( Heri Wendra )
Komentar
Posting Komentar
TERIMAKASIH MASUKANNYA, KAMI AKAN MEMPELAJARI DALAM POSTINGAN BERIKUTNYA