MASA GEMAPALA AKSI DEMO DI KPK USUT DANA COVID 19 LAHAT

MASA GEMAPALA AKSI DEMO DI KPK USUT DANA COVID 19 LAHAT

Lahat-Brantasnews.com - Puluhan massa yang mengatas namakan GERAKAN PEMUDA LAHAT [GEMAPALA]  melakukan aksi demo digedung KPK dijalan Rasuna said Jakarta Selatan, Senin [22/3/2021]

Aksi demo ini mendatangi gedung KPK yang kedua kali mereka mendesak agar KPK serius dalam melakukan penyelidikan dugaan Korupsi Dana Penanganan COVID-19 di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

“Ini sudah aksi kami yang kedua di depan gedung merah putih ini, aksi pertama 19 Februari yang lalu, sembari kami memberikan laporan tertulis perihal dugaan korupsi dana penanganan COVID-19 di kabupaten Lahat,” ujar Kordinator lapapangan  Aksi, Deka Mandala bersuara berteriak  di depan gedung  KPK.

“Dan kami juga sudah memberikan bukti tambahan akan tetapi sampai hari ini tidak ada respons dari KPK, untuk itu kami meminta KPK lebih serius dalam menangani kasus ini,” tambahnya.

Sampai aksi kedua ini, kata Deka, GEMAPELA menilai KPK tidak serius untuk menyelesaikan perkara ini.
“Hanya ada 2 pilihan untuk KPK pertama, usut dan tindak secara aturan pejabat yang korupsi di tengah pandemi atau Pak Firli mundur dari jabatan dengan hormat jika tidak mampu memberantas korupsi di tengah pandemi ini,” tegas Deka.

Deka menambahkan, GEMAPELA telah memberikan bukti tambahan dan sudah follow up kepada KPK pada 19 Maret 2021 yang lalu untuk mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi tersebut.

“Kami pastikan akan terus memantau kinerja KPK, dalam kasus ini,” 

(team)

Komentar

TRANDING TOPIK

Kunker Bupati Muba di Bayung Lencir Diduga Menyimpang dari Jadwal Sekda, Digelar di Kediaman Ketua Timses, Camat Beri Sambutan

BRONJONG MUARA GULA ISI KARUNG PASIR BERPOTENSI AMBLAS, ANCAM KESELAMATAN KERETA API

DIDUGA CURANGI VOLUME, BRONJONG 200 METER DI KM 386 MUARA GULA BARU DIISI KARUNG PASIR - TIDAK SESUAI SNI 03-0090-1999

TERKUAK! Proyek Depo KAI di Desa Muara Gula Baru Dicor Sudah Retak Memanjang, Vendor Ngeles: "Bukan Proyek Pemda"

Aktivis dan Masyarakat Muara Enim Tolak Toleransi Angkutan Batu Bara Melintas Jalan Umum