Dugaan Konspirasi Proyek Panjat Tebing Bernilai III Miliar Diusut BPK
Dugaan Konspirasi Proyek panjat tebing Di Kabupaten tanjung jabung barat provinsi jambi bernilai III Miliar diusut BPK.
Tanjung jabung barat , Jambi - Proyek pembangunan fasilitas panjat tebing di kawasan Sports Center Kabupaten Tanjab Barat, yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025, kini tengah menjadi sorotan publik. Nilai proyek yang mencapai 3 miliar rupiah ini diduga melibatkan sejumlah praktik yang tidak sesuai dengan prosedur.
Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) telah mulai melakukan investigasi terkait proyek tersebut, yang dilaksanakan oleh kontraktor CV. Lisa Mulia Abadi. Penyelidikan ini dilatarbelakangi oleh sejumlah laporan masyarakat mengenai potensi adanya dugaan konspirasi dan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.
Tuduhan yang beredar menyebutkan bahwa ada indikasi persekongkolan untuk memenangkan CV. Lisa Mulia Abadi sebagai kontraktor tunggal, meskipun terdapat banyak perusahaan lain yang memenuhi syarat. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.
Media ini meminta agar pihak terkait memberikan keterangan resmi dan menjelaskan prosedur pengadaan yang dilakukan agar masyarakat tidak merasa dirugikan.
“Kami meminta agar BPK bisa mengungkap fakta-fakta dibalik proyek ini, demi kepentingan publik.
Proyek panjat tebing ini diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas olahraga di tanjung jabung barat yang mendukung pengembangan prestasi para atlet .
Dalam pemeriksaan BPK jika terbukti adanya pelanggaran bukan hanya proyek yang terancam akan tetapi kredibilitas pemerintah daerah dalam mengelola anggaran negara perlu di pertanyakan. ( Heri wendra )
Komentar
Posting Komentar
TERIMAKASIH MASUKANNYA, KAMI AKAN MEMPELAJARI DALAM POSTINGAN BERIKUTNYA