Kahwatir Jalan Rusak Kepala Desa Kecamatan Kuala Betara Geruduk PT. PELDA.

Photo/dok ; Kepala Desa Di Wilayah Kecamatan Kuala Indah Beramai-Ramai Mendatangi Perusahaan PT.pelda.Senin .06/05/2024

JAMBI , TANJUNG JABUNG BARAT- Kahwatir Jalan Rusak Kepala Desa Di Kecamatan Kuala Indah Geruduk PT. PELDA.

Sejumlah kepala desa dari Kecamatan Kuala Indah, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, melakukan aksi geruduk ke kantor perusahaan PT. Pelda. Aksi tersebut menyoroti pentingnya peran korporasi dalam memelihara infrastruktur dan mendukung kesejahteraan komunitas lokal.( 05/24 )

Mereka keluhkan atas kekawiran masyarakat dengan kondisi jalan rusak diduga di akibatkan oleh sejumlah armada milik perusahan PT.Pelda indo mulia yang berlokasi di Betara kiri , kecamatan kuala indah.

Akibat kerapnya armada perusahaan tersebut melintas akses jalan umum tersebut warga sekitar menjadi hal itu di sampai oleh kepala desa saat mengadakan pertemuan di perusahaan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut hadir, antara lain ;
- Kepala Desa Sungai Gebar Induk ( HAMSAR ).
- Kepala Desa Sungai Gebar Barat 
( Abdul Azis )
- Kepala Desa Tanjung Pasir 
( Ardiansyah )
Lurah serta camat yang turut mendampingi dan menyampaikan aspirasi masyarakat setempat.

Kepala desa bersama dengan warga mendesak perusahaan untuk bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat setempat. Sementara hingga berita ini di terbitkan perusahaan yang di maksud belum dapat di konfirmasi.

Penulis : Heri Wendra 

Komentar

TRANDING TOPIK

Tutup Program Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim, PTBA Cetak 19 Mekanik Muda Siap Kerja

Perkuat Kompetensi Insan, PTBA Dorong Program Pemberdayaan yang Berdampak

Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas, Kanwil Sumsel Sukses Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Hari Raya Idul Fitri 1444 H, 516 Warga Binaan Lapas Muara Enim Terima Remisi 4 diantaranya Langsung Bebas.

aksi peduli, korban kebakaran, gabungan dari organisasi serta para anak muda di Kabupaten Muara Enim menggelar penggalangan bantuan yang berlangsung selama 3 hari