Gelar Raker, Ketua FPII Korwil Labuhan Batu Minta Jajaran Jaga Sinergitas dan kekompakan

LABUHANBATU - Brantasnews.com:Rapat Kerja Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Labuhanabatu Raya, Selasa (9/8) digelar di Warkop Marsuo Jalan Sempurna, Kelurahan Bakaran Batu, Ransel, Labuhanbatu Sumatera Utara.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerab FPII Labuhanbatu Lili Panjaitan dengan agenda pembahasan bagi keberlanjutan organisasi ke depannya.

Di antaranya, terkait hambatan ditemui oleh anggota dalam melakukan tugas-tugas jurnalistik. 

Hal itu kata Lili, agar dalam melaksanakan tugasnya anggota bisa lebih maksimal dalam menggali, mengolah dan menyampaikan informasi kepada publik.

Agenda selanjutnya untuk merivisi struktur kepengurusan FPII Labuhanbatu sesuai instruksi Presedium agar organisasi lebih lincah dalam melakukan pergerakan. 
Berikut, sambung Lili pertemuan untuk membahas capaian atau target organisasi kedepannya.

Sementara itu, Ketua koorwil FPII Labuhanbatu Marhite Rajagukguk menyampaikan organisasi membutuhkan sinergitas, kerja tim dan kekompakan.

Tanpa itu, maka nama FPII akan menemui hambatan dalam menyajikan informasi kepada publik.

"Kekompakan salah satunya dengan semangat kebersamaan jaringan media untuk menayangkan setiap release resmi kegiatan FPII," kata Marhite.

Pantauan awak media hingga berita ini dikirimkan ke redaksi kegiatan masih berlangsung.

Tampak pula hadir dalam raker FPII Labuhanbatu dari bidang Advokasi, Asri Tarigan SH dan Tim.

Sumber : FPII Korwil Labuhan Batu. 

Reporter:(Muhammad yusup harahap)

Komentar

TRANDING TOPIK

Tutup Program Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim, PTBA Cetak 19 Mekanik Muda Siap Kerja

Perkuat Kompetensi Insan, PTBA Dorong Program Pemberdayaan yang Berdampak

Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas, Kanwil Sumsel Sukses Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Hari Raya Idul Fitri 1444 H, 516 Warga Binaan Lapas Muara Enim Terima Remisi 4 diantaranya Langsung Bebas.

aksi peduli, korban kebakaran, gabungan dari organisasi serta para anak muda di Kabupaten Muara Enim menggelar penggalangan bantuan yang berlangsung selama 3 hari