PERKUAT SINERGITAS, KALAPAS MUARA ENIM BERSAMA "KA.BNNK" MUARA ENIM BINCANG SANTAI di CAFETARIA LAPAS MUARA ENIM


MUARA ENIM-BRANTASNEWS.COM
Humas_Lanim. Dalam Suasana Senja, Ka. BNNK Muara Enim AKBP, Abdul Rahman, ST mengunjungi Lapas Muara Enim dan disambut hangat oleh Kalapas Herdianto di Cafetaria Lapas Muara Enim. ( Kamis, 30 September 2021 )

Kunjungan Ka.BNNK Muara Enim tersebut selain mempererat tali silaturahmi juga memperkuat Sinergitas yang telah terjalin baik

Sembari menikmati menu dan Lingkungan Cafetaria yang Cozy, Kalapas Muara Enim Herdianto berbincang santai bersama Ka.BNNK Muara Enim AKBP, Abdul Rahman, ST

Dalam Bincang santai tersebut Ka. BNNK Muara Enim menyampaikan bahaya narkoba yang terus meningkat dengan korban dari berbagai elemen tanpa memandang usia, jenis kelamin serta pekerjaan sehingga BNNK perlu melakukan sosialiasi kepada masyarakat agar terhindar dari bahaya narkoba.

Ditempat yang sama Herdianto mengapresiasi dan berkomitmen untuk mendukung langkah pemberantasan narkoba tersebut, sebagaimana diketahui bahwa lebih dari separuh penghuni lapas muara enim merupakan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang

"Oleh karenanya, Komitmen dari segenap Lapas Muara Enim tidak pernah luntur untuk Perang terhadap Narkoba" Ungkap Herdianto

Dalam suasana yang penuh dengan keakraban tersebut, Herdianto juga mempromosikan sarana usaha terpadu Lapas Muara Enim berupa cafetaria, cucian mobil dan arena ATV.

 "Bang, kalo weekend gak usah bingung silahkan ngopi di sini saja". Canda Herdianto.


Reporter:ISFA ROZI 

Komentar

TRANDING TOPIK

Sekjen LSM BRANTAS MUBA Angkat Bicara Soal Krisis Listrik dan Air PDAM di Bayung Lencir

Pasar Malam Rizki Berkah di Kelurahan Bayung Lencir Diduga Ilegal,Mesin Capit Beroperasi Tanpa Izin Satpol PP Muba

Warga Bayung Lencir Ramaikan Open House Idul Adha di Rumah Dinas Camat, Dilanjutkan Pemotongan Hewan Kurban

LSM Brantas Muba, PT CRBC Bungkam Soal Data TKA, Siap Dilaporkan ke Imigrasi & Istana

Media Bayung Lencir Pertanyakan Narasi "Media Setempat Tutup Mata" Terkait Dugaan BBM Ilegal