BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

STRUKTUR LSM BRANTAS

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KETUM DPP : BARDION SPD.I WAKA DPP.  : M SARGAWI
SEKRETARIS JENDRAL DPP : AMRI KUSUMA WAKA SEKJEND DPP : CICI ANDELLA
BENDAHARA DPP.    : YESSI FITRI WAKA BENDAHARA : NIRMALA SARI
TIM ADVOCASI : LBH RUDAL KUASA HUKUM : NOVELDI PUTRA PRATAMA, SH. CLA.
KETUA TEAM PENCARI FAKTA : AMRI K KETUA TEAM INTELIGIENT : ALFEBRI KETUA TEAM INVESTIGASI : SULAIMAN PANGLIMA DPP : SAPARUDIN KOMANDAN SATGAS : AMRIL HARUN KETUA TEAMPERSUS : USMAN HUMAS DPP : AMEN KALSEL BSM DPP : RADIATULFA KUSUMA
ANGGOTA TEAM PENCARI FAKTA 1. USMAN 2. MALIKI 3. ALFEBRI 4. SUSI, S. 5. ARIFIN.
ANGGOTA INTELIGIEN 1. SUSI SUSNTI 2. ANDI E LUTRA 3. EVA SUSANTI
ANGGOTA INVESTIGASI 1. AMRIL HARUN 2. JUNAIDI 3. ZAINI
ANGGOTA TEAMPERSUS 1. SUHERMAN 2. ALFEBRI 3. SULAIMAN 4. MALIKI 5. ANDI EKA
DPD LAMPUNG KETUA.          : JOKO DONI PRASETYO SEKRETARIS :  BENDAHARA : MUHAMMAD HIDAYAT
DPD SUMSEL KETUA :  SEKRETARIS :  BENDAGARA :
DPC MUBA KETUA           : SUANDI SEKRETARIS : SAROHUDIN BENDAHARA : HIDAYAT
DPD RIAU KETUA           : ANTONIO SEKR…

Pemilik Pangkalan Gas Melon Tidak Koperarif , Masyarakat Merugi.

Pemilik Pangkalan Gas Melon Tidak Koperarif , Masyarakat Merugi.

Tanjung Jabung Barat -  Brantasnews.com.Pemilik Pangakalan Gas Elpiji 3 Kg ( Gas Melon ) bersubsidi Yang baru tiba  disebuah Pangkalan yang berada di Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
Dijual kepengecer pada malam hari,Masyarakatpun Merasa Di Hianati Oleh Mereka.

Diketahui,Tabung Gas Melon langsung diangkut Pengecer yang seakan tidak memprioritaskan warga setempat, Jumat malam sekitar pukul 22:00 WIB.

Ada Salah seorang pengecer yang enggan di sebutkan namanya mengaku.

" Saya sudah ada janji dengan pemilik pangkalan untuk menjemput Gas" Katanya ketika ditanya.

Apa bisa anda ambil banyak,sambung awak media.

 "Bisapah , kan sudah janji Dan kita sudah berlangganan sejak lama" tutur pengecer tersebut sambil membawa Gas Elpiji 3 ( gas melon Kg ) bersubsidi tersebut.

Rahim , seorang wartawan online Ketika Media ini usai mengambil Video dokumentasi, diduga pemilik pangkalan merasa modusnya akan terbongkar, ia memanggil dan menunjuk-nunjukan jarinya ke awak Media.

"Coba sini kau , Videoin aku ya ?! Apa maksudnya?," begitu kata-kata dilontarkan pemilik Pangkalan yang mana tidak terlihat Nama Pangkalannya miliknya, ucap rahim serasa menirukan suara pemilik pangkalan.

Mirisnya lagi kata rahim, Suami pemilik pangkalan bahkan ingin Merampas..!  Handphone nya Wartawan tersebut , seakan berniat ingin menghapus Video yang telah diambil.

 "Sini hp kau," tuturnya dengan nada suara keras, kembali rahim menirukan suara pemilik pangkalan.

Tak sampai disitu, tidak berhasil mengambil Handphone Awak Media, iapun menantang awak media yang sedang meliput  Dan Seakan Akan-Akan Kebal Akan Hukum  untuk melaporkan hal tersebut Kepihak manapun.

"Terserahlah, mau laporkan, ya laporkan lah kemanapun,"Sebutnya Dengan Menantang.

Keesokan harinya, saat Warga mau membeli Gas Melon, ternyata Gas 3 kg bersubsidi tersebut dikatakan habis oleh pemilik Pangkalan.

"Habis, masa malam tadi baru masuk kok sudah habis," Heran Warga   (Mimin ) , sembari kembali kerumahnya membawa Tabung Gas kosong.

Pantauan di lapangan, pagi ini, sekira pukul 10:00 wib, Pangkalan tersebut sedang tutup.

Reporter: hery w

Komentar

UCAPAN BERBAYAR

Calon Bupati Oku Eddy Yusup Bersilahturohmi kediaman mantan Bupati Yulius Nawawi.

Isu Akan ada pengurangan Jumlah Petugas Kebersihan

WARGA KECEWA , JALAN MEREKA YANG MENGHUBUNGKAN DUA DESANYA RUSAK PARAH .

Kades EDI SUPRIADI Rogoh Kocek Sendiri Bangun Jalan bersama warga.