STRUKTUR LSM BRANTAS

PT BRANTAS MEDIA KEADILAN

BRANTAS

Kasus COVID-19 Naik, Pemkab Muba Bersama TNI-Polri Perketat Penanganan

SEKAYU MUBA-brantasnews.com| Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama dengan TNI-Polri terus gencar dan komitmen perketat wilayah untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 dalam wilayah Muba  demi keselamatan dan keamanan masyarakat.
Untuk itu, dari mulai menghadapi pandemi COVID-19, Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan terus mensosialisasikan dan melakukan langkah persuasifnya kepada masyarakat Muba.

Seperti yang disampaikan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam Rapat Teknis Perkembangan Pandemi COVID-19 di Kabupaten Muba, Kamis (15/10/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate, minta agar semua stakeholder terkait bertindak terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan dan keselamatan masyarakat itu sendiri.
"Seperti yang telah diketahui, saat ini kasus pandemi COVID-19 di Muba mengalami peningkatan. Untuk itu, sesuai dengan protokol kesehatan, masyarakat, pengendara bersama penumpang harus dilakukan pemeriksana suhu tubuh dan wajib pakai masker. Lepas dari itu, kita berharap masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan,"ungkapnya.

Dalam rapat ini juga Apriyadi minta kepala Dinas PMD Kabupaten Muba dan Dinas Pendidikan dan kebudayaan mengingatkan 227 Kades diwilayah Kabupaten Muba untuk terus mengkampanyekan protokol kesehatan desanya, seperti contohnya tidak diperbolehkan membuka hajatan pernikahan dan lainnya sebagainya.

Begitu juga dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Apriyadi juga minta Kepala Dikbud Muba Musni Wijaya SSos MSi agar mengingatkan para guru diwilayah Kabupaten Muba untuk tidak melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah, dan jika masih ada yang melanggar berikan sanksi tegas.

Dan untuk perkantoran, mulai Senin ini ASN diberlakukan WFO hanya 25 %, jika ada OPD yang melanggar akan diberikan sanksi tegas.

"Berdasarkan perintah Pak Bupati, saya minta kepada Dinas Kesehatan dan RSUD Sekayu melakukan langkah langkah persuasif, mengenai antisipasi penanganan kita persiapkan tempat penampungan perawatan, maka rumah sehat yang sekarang di mess dialihkan di wisma atlit, mess dijadikan rumah sakit darurat sedangkan Rusunawa akan kita siapkan untuk pasien OTG,, karena tenaga medis dan paramedis sudah ada yang terpapar,"ungkapnya

Sementara, Dandim 0401 bersama Polres Muba dan Pol PP beserta OPD dalam rapat ini siap menjalankan perintah tersebut dan siap mensupport. 

Dalam kesempatan ini, Dandim dan Kapolres Muba juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga stamina dan kesehatan dengan minum vitamin dan selalu berolahraga guna mencegah penularan.

"Kami siap 24 jam membantu pemerintah melakukan upaya penekanan Penyebaran COVID-19 ini. Dan kami akan terus besinergitas melakukan pemantauan sampai ke pelosok desa bahkan akan berlaku sanksi tegas terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan," pungkas Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya.

Reporter. :  Suandi & team
Editor.      :  amrikusuma



Tidak ada komentar:

TERIMAKASIH MASUKANNYA, KAMI AKAN MEMPELAJARI DALAM POSTINGAN BERIKUTNYA

PT BRANTAS MEDIA KEADILAN

Foto saya
JAMBI, JAMBI, Indonesia
PT BRANTAS MEDIA KEADILAN BERANI BERJUANG SAMPAI TUNTAS, DISINGKAT (BRANTAS) KEPUTUSAN MENTRI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR . AHU-0029119.AH.01.01.TAHUN 2020 TENTANG PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM PERSERON TERBATAS PT BRANTAS MEDIA KEADILAN AKTANOTARIS SULESTARI, SH., M.KN. NOMOR 07 TANGGAL 22 JUNI 2020 PENGESAHAN BADAN HUKUM DENGAN NOMOR REGISTER 4020062415103554 DI TETAPKAN DI JAKARTA 25 JUNI 2020. a.n. MENTRI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA DIREKTUR JENDRAL ADMINISTRASI HUKUM UMUM. CAHYO RAHADIAN MUZHAR, S.H.,LLM 19690918 199403 1 001 JANGAN LUPA KUNJUNGI KAMI DI : CHANEL YOUTUBE : BRANTAS TV FACEBOOK : DPP LSM BRANTAS RI WEBSITE. : brantasnews.com