BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

Wabup Merangin H. Mashuri Lakukan Panen Ikan

Wabup Merangin H. Mashuri Lakukan Panen Ikan


Merangin-Brantasnews.com|senin 24 agustus 2020, H Mashuri wabup merangin melakukan panen ikan keramba apung, yang dikelola Kelompok Budidaya Ikan Pemuda Bangsal, di Rt 31 Lingkungan Kebun Sayur Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko. Senin
24/8 

Budidaya ikan  jelas wabup, pilihan tepat untuk mempecepat meningkatkan perekonomian keluarga. ‘’Terlebih pasca pandemi Covid-19, dimana perekonomian masyarakat banyak terpuruk,’’ujar Wabup.

Untuk itu wabup sangat mengapresiasi pembesaran ikan tersebut. Ada empat jenis ikan yang dibesarkan di keramba bantuan Keluarahan Dusun Bangko itu, Ikan Patin, Nila, Gurami dan Mas.


Usaha budidaya ikan lanjut wabup, mempunyai prospek yang jelas dan cukup menggiurkan. Dinama kebutuhan ikan untuk masyarakat Kabupaten Merangin selama ini, belum sepenuhnya bisa dipenuhi dari ikan lokal Merangin.


‘’Kita masih mendatangkan ikan dari Sumatera Barat dan Linggau,  untuk memenuhi kebutuhan ikan setiap harinya. Jika masyarakat ramai-ramai melakukan budidaya ikan, Insya Allah kebutuhan ikan bisa terpenuhi dari Merangin sendiri,’’terang Wabup.


Pada panen ikan keramba apung tersebut, Ikan Patin yang dipanen besarnya satu kilogram untuk dua ekor ikan. Untuk Nila besarnya empat ekor satu kilogram dan gurami dua ekor satu kilogram.


Ikan-ikan hasil panen tersebut, dijual kepada masyarakat setempat. ‘’Ayo sialahkan dibeli Ikannya, yang jelas harganya dibawah harga pasar. Ikannya segar dan besar-besar. Semangat para pemuda Rt 31 Lingkungan Kebun Sayur 

reporter : Rizal
Editor.    : ak

Komentar