BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

JALAN JAMBI SUAK KANDIS SUDAH MENJADI LANGGANAN BANJIR, PEMPROV MEMBISU SERIBU BAHASA.

Kumpeh-brantasnews.com|rabu 27 Mei 2020, lagi-lagi banjir melanda di jalan jambi suak kandis tepatnya di kampung pulo tigo.

Terpantau di lokasi banjir, air tergenang pada badan jalan lebih kurang dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa. 
Jalan ini merupakan jalan provinsi jambi, akses dari kabupaten muaro jambi menuju kota jambi, akibat banjir yang menenggelamkan badan jalan membuat warga kesulitan untuk melalui jalan tersebut.

Menurut keterangan warga setempat kepada awak media brantasnews.com,  jalan yang terletak di kampung pulo tigo memang sudah menjadi langganan banjir tiap tahunya, karna jalan tersebut memang berada di dataran rendah.

akibat banjir yang menenggelamkan badan jalan tersebut, pengguna jalan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melintasi jalan tersebut, dengan mengunakan rakit yang terbuat dari kayu sebagai kendaraan penyebrangan.
pengguna jalan harus membayar upah penyebrangan senilai Rp10.000 kepada pemilik rakit dengan sekali penyebrangan.

Pengguna jalan keluhkan ke adaan jalan saat ini seperti yang di sampaikan, Jalil Ali iya mengharapkan pemerintah propinsi agar menindak lanjuti dan segera memperbaiki jalan tersebut karna jalan tersebut akses satu satunya menuju kekota Jambi.

Jalil Ali juga menyampaikan kepada brantasnews.com agar jalan tersebut ditinggikan guna 
menghindari banjir yang setiap tahunya menenggelamkan badan jalan di kampung pulo tigo tersebut.

Jalil ali," jalan iko memang lah menjadi langganan banjir tiap tahunne, karno jalan ko rendah lagi pulo berado di dataran rendah,"pungkasnya.

"Harapan sayo kepado pemerintah provinsi jambi, tolonglah di perhatikan jalan kami ko, basego nian rasoe kalo datamg banjir ko nak lewat siko, karno jalan ko lah sekok sekoknyo jalan untuk menuju kekota jambi, kalo jalan ko di timbun agak tinggi terhindar jugo dari langganan banjir," tutupnya. (Maliki)

Komentar