BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

Warga jalan Baharek Keluhkan Bantuan Hingga Kini Belum Merasakan

Warga jalan Baharek Keluhkan Bantuan Hingga Kini Belum Merasakan.



KUALA TUNGKAL-Brantasnews.com| senin 27 april 2020, warga jalan Baharek RT.14 Kel.Kampung Nelayan Hingga Kini Belum tersentuh atau Mendapatkan Bantuan , Baik Dari Pemerintah Pusat Maupun Pemerintah Dakerah,Terkait Dampak Wabah pandemi Covid-19 Di Tanjung Jabung Barat Ini.27/04/2020.

Gembar gembor pembagian sembako atau bantuan lainya terkait dampak pandemi covid-19 baik dari pusat maupun kabupaten tanjab barat ini, belum dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Termasuk warga kurang mampu di Kota Kuala Tungkal,khususnya Di Jalan Baharek Rt.14 kelurahan kampung Nelayan, yang belum menerima bantuan tersebut.
Padahal, RT , sudah melakukan pendataan kepada warga dampak langsung dari wabah virus corona ini dan pemerintah dakerah katanya sudah mengglontorkan dana untuk COVID-19 ini sebesar RP.101miliar , 
Namun, sampai saat ini bantuan-ban tuan tersebut belum di rasakan atau di dapatkan sebagian masyarakat.(12/00)Wib.

Yuli ( 35),mengatakan kepada kami brantasnews.com.

“Didata sudah , katanya pendataan untuk bantuan VIRUS CORONA,Tapi sampai sekarang belum ada juga  bantuan yang kami terima, Padahal Suami Saya Sudah Tidak Bekerja lagi,karna harga murah. Lagi pula  pemerintah pusat mengajurkan ( Di rumah Aja ) kurangin kegiatan di luar rumah ,katanya untuk memutuskan mata rantai dari menyebarnya virus corona ini,jadi kami mangkin bingung"Keluhwarga.

bantuan bantuan  yang katanya akan diberikan kepada masyarakat ini benar-benar sangat diharapkan,khusnya warga jalan baharek , kelurhan kampung nelayan ini ,untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Apalagi pada momen Bulan Suci Ramadan seperti ini.

“Kami berharap segera turun bantuan-bantuan baik itu sembako maupun bantuan lainya,apa lagidi tengah kondisi seperti ini bulan suci rhamadhan, sangat dibutuhkan,” harapwarga.

Senada dengan Yuli , Endra(40), warga Rt.14 Kelurahan kampung nelayan mengaku sudah didata oleh RT nya, informasinya pendataan itu akan mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah dakerah nyatanya sampai saat ini belum juga mendapatkan bantuan tersebut baik sembako maupun uang tunai.


“Ya kami berharap bantuan ini segera diberikan karena kondisi kami sudah sangat membutuhkan. Jangan dilama-lama lagi. Nunggu apa lagi? kan kondisi gara-gara Covid-19 ini sudah berlangsung hampir dua bulan lebih, tapi bantuannya sampai sekarang belum kami terima,” tutupnya.

Reporter.  : Hery wendra (eyik)
Editor.       : amen kalsel

Komentar