BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

NIAT HATI INGIN MENJADI PJS KADES NAMUN HANYA DI PHP OLEH OKNUM CAMAT


Baturaja brantasnews.com| baturaja jumat 24 april 2020, Lagi...Lagi...salah satu oknum Camat BP PELIUNG Oku timur sumatra selatan di duga melanggar hukum melakukan pungli jual beli jabatan.

Dimana oknum camat tersebut meminta uang RP 15.000.000 (Lima belas juta rupiah ) kepada salah satu staf nya dengan di janjikan akan menjabat salah satu PJS Kades dalam wilayah kec BP PELIUNG OKU TIMUR.

Akan tetapi setelah pelantikan PJS Kades orang yang di minta uang tersebut tidak di lantik menjadi PJS.

Ketika di minta mengembalikan uang Rp 15.000.000 (Lima belas juta rupiah ) tersebut oknum Camat BP PELIUNG ini tidak bisa mengembalikan dengan alasan uang sudah di serahkan kepada Sekda Pemkab oku timur.

Kepada bapak BUPATI,ketua DPRD dan anggota nya dan pihak pihak yang terkait untuk dapat menindak lanjuti kasus pungli ini demi tegaknya supremasi Hukum di negara Republik indonesia ini.

Reporter : Mas Sutasin.
Editor.     : wenz ( suherman )

Komentar