BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

TERKAIT CORONA PEMKAB TANJABAR LIBURKAN SEKOLAH SELAMA DUA PEKAN

Kualatungkal-Brantasnews.com|Pemkab Tanjab Barat, akhirnya mengambil kebijakan meliburkan pelajar siswa-siswi selama dua pekan.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjab Barat menerbitkan surat edaran meliburkan pelajar mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP.

Dalam surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, M Yusuf, tertanggal 19 Maret 2020, yang ditujukan kepada Kepala Sekolah Paud/TK, SD, SMP Negeri dan Swasta di Se-Kabupaten Tanjab Barat, disebutkan bahwa kebijakan ini diambil menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pencegahan penyebaran corona virus desease (COVID-19) Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tanggal 19 Maret 2020. Dimana Bupati Tanjabbar Safrial setuju untuk mencegah dan menghindari penyebaran virus Corona (COVID-19) diputuskan.


1. Pelaksanaan pembelajaran mulai Sabtu 21 Maret s/d Sabtu 4 April 2020 tidak dilaksanakan di kelas/sekolah, tetapi di rumah.
2. Memberikan tugas pada peserta didik agar dikerjakan di rumah.
3. Pembelajaran dapat dilaksanakan dengan belajar jarak jauh/daring, untuk SD dan SMP dapat melalui pembelajaran dalam jaringan/daring melalui laman Rumah Belajar yang dapat diakses melalui belajar.kemdikbud.go.id

4. Dihimbau peserta didik tidak boleh pergi ke tempat umum dan berinteraksi dengan banyak orang dan orang tua tidak membawa anaknya keluar daerah atau pulang kampung.
5. Menginformasikan kepada orang tua peserta didik untuk melaksanakan pengawasan dan memastikan putra/putrinya melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah serta membatasi aktifitas di luar rumah.
6. Para pengawas, penilik, Kepala Sekolah dan Guru/Tenaga Kependidikan tidak libur, tetap masuk kerja seperti biasa.

"Kita berharap tidak berlarut-larut libur pelajar ini. Karena tetap ada sisi positif negatifnya kalau terlalu lama anak anak kita tidak belajar di sekolah," ujar salah satu wali murid, Dani menanggapi kebijakan ini, Jumat (20/3).

"Kalau saya nilai keputusan pemerintah ini sesuai tuntutan kondisi yang ada bagaimanapun upaya mencegah itu lebih baik sebelum terjadi hal yang kita cemaskan. Intinya sama saja mudah-mudahan kejadian ini tidak berlarut sampai lama. Kita tetap ingin keadaan normal kembali seperti semula," timpal, Desi warga Kualatungkal lainnya, menyikapi kondisi yang ada.

Reporter.        : (KMS/tim)
Efitor.              : a.k

Komentar