BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

KOMPLIK LAHAN DI TELUK NILAU TANJAB BARAT

SERIKAT TANI NASIONAL DAN DPRD TANJAB BARAT DAMPINGI WARGA TELUK NILAU.

Kualatungkal-Brantasnews.com| 9 maret 2020 Dalam rangka menindak lanjuti hasil Orasi warga Teluk nilau yang dilaksanakan di Gedung DPRD dan di Kantor Bupati Tanjab barat beberapa waktu yang lalu.

Nampaknya akan membuahkan hasil. 
Dimana elemen masyarakat dari Teluk nilau, Desa Delima dan warga dari kec Pengabuan dan Kec Tebing tinggi, turun ke lapangan  dalam rangka penetapan tapal batas lahan yang di tuntut warga.

Dimana selama ini lahan tersebut di kelola oleh perusahaan Pt WKS yang katanya dengan pola Kemitraan.

Dalam kesempatan ini Pihak dari Pt Wks, BPN,  DPRD, KECAMATAN, PEMDES, KEPOLISIAN, TNI, dan dari Serikat tani  nasional turun kelapangan  untuk menunjukkan tapal batas yang seharusnya menjadi milik warga dan bukan dikelola oleh korporasi.

Dari hasil wawancara Siasat kota dengan tokoh masyarakat dari Teluk nilau (ANHAR), dan (B Damanik) dari desa delima, yang mengatakan bahwa masyarakat sangat membutuhkan lahan tersebut untuk penunjang agar warga bisa menjadi lebih sejahtera.

"Kami dengan STN berjuang bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk semua masyarakat". Pungkasnya

Dalam hal ini Anggota DPRD ,Bapak RAYUN  dan BUDI ,menambahkan bahwa mereka akan ikut memperjuangkan HAK masyarakat Tanjab barat,  mereka berharap agar masyarakat tetap menjaga agar situasi tetapkondusip.

Pihak Pt WKS, telah mengskui bahwa areal yang di tuntut masyarakat seluas 1000 ha benar di kelola mereka dengan pola kemitraan (4 kemitraan) dan masyarakat berharap agar pihak terkait bisa mengklarifikasi ke validan pola mitra tersebut.

Harapan masyarakat kepada DPRD dan SERIKAT TANI NASIONAL agar secepatnya tuntas dan mereka akan menduduki Lahan tersebut dalam waktu dekat ini. 

Reporter.          : sulaiman
Editor.               : a.k

Komentar