STRUKTUR LSM BRANTAS

PT BRANTAS MEDIA KEADILAN

BRANTAS

GARDU INDUK TERBANGKALAI MURATARA

MURATARA-BRANTASNEWS.COM -Terbangkalai pembanungunan Gardiu Induk (GI ) ditumbuhi semak blukar Semenjak Pemerintah Kabupaten Muratara Merencanakan pembangunan Gardu Induk (GI) PLN yang menelan Anggaran puluhan Miliar dari APBD

Warga merasa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), untuk pembangunan Gardu Induk (GI) gagal. Pasalnya rumah kontrol rusak dan travo telah hangus terbakar, Sudah beberapa tahun ini tidak ada tindakan dan dibiarkan begitu saja” Ucap Jumadi pada media, Sabtu(3/10/2020)

Falam perencanaan pembangunan GI tersebut telah dilaksanakan sejak 2017 silam hinga terialisasinya lahan, penggusuran lahan, dan peresmian peletakan batu pertama pembangunan GI pada tahun 2019 silam.

Alhasil, upaya yang telah dilaksanakan pemerintah tersebut, hingga saat ini belum sepertinya terhenti lantara kurun waktu 2 tahun terakhir pembangunan tersebut tidak kunjung dikerjakan karna telah terjadi kebakaran.

Sampai saat ini, lahan disediakan tersebut telah menjadi semak belukar lantara tidak ada pemeliharaan hingga penjagaan untuk penerusan pembangunan.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab hangusnya travo, apakah sengaja dibakar atau terbakar dengan sendiri.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak pemerintah Kecamatan Rupit serta pemerintah desa telah melakukan cross chek kebenarannya.

Hal ini diungkapkan oleh jumadi (37) warga desa Sungai jernih, sejak 2017 sampai sekarang (GI) dibiarkan begitu saja jadi kami masyarakat sangat kacewa dengan pemerintah

” Kami mintak pemerintah harus menyelesaikan Gardu Induk ini, kan anggaran nya miliaran, kalau tidak di selesaikan kemana uang sebanyak itu, Priinsifnya kami sangat kecewa ” ungkap jumadi

Kerugiannya ada dengan Masyarakat atas kejadian tersebut tentu yang dirugikan adalah masyarakat Muratara, karena masalah listrik belum bisa terselesaikan.

Adanya  kebakaran yang terjadi bebearpa waktu lalu,Jumadi mengkatakan selaku warga kami tidak terlalu ikut campur, karena baik pihak PLN maupun pihak pemborong saat itu tidak pernah komuniskasi ke Warga ” Listrik kita ini belum normal sering mati, jadi harapan kami dari 82 desa dan 7 keluhan secara keseluruhan harus belum normal listrik, sementara beban Gardu yang sekarang belum maksimal ‘terangnya
Hiba tanah pembangunan GI tidak ada masalah, secara administrasi sudah lengkap, namun ada sedikit polemik di perbatasan dan itu tidak menjadi alasan. 

reporter  : Rizal
EDITOR.  : AMRI KUSUMA


Tidak ada komentar:

TERIMAKASIH MASUKANNYA, KAMI AKAN MEMPELAJARI DALAM POSTINGAN BERIKUTNYA

PT BRANTAS MEDIA KEADILAN

Foto saya
JAMBI, JAMBI, Indonesia
PT BRANTAS MEDIA KEADILAN BERANI BERJUANG SAMPAI TUNTAS, DISINGKAT (BRANTAS) KEPUTUSAN MENTRI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR . AHU-0029119.AH.01.01.TAHUN 2020 TENTANG PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM PERSERON TERBATAS PT BRANTAS MEDIA KEADILAN AKTANOTARIS SULESTARI, SH., M.KN. NOMOR 07 TANGGAL 22 JUNI 2020 PENGESAHAN BADAN HUKUM DENGAN NOMOR REGISTER 4020062415103554 DI TETAPKAN DI JAKARTA 25 JUNI 2020. a.n. MENTRI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA DIREKTUR JENDRAL ADMINISTRASI HUKUM UMUM. CAHYO RAHADIAN MUZHAR, S.H.,LLM 19690918 199403 1 001 JANGAN LUPA KUNJUNGI KAMI DI : CHANEL YOUTUBE : BRANTAS TV FACEBOOK : DPP LSM BRANTAS RI WEBSITE. : brantasnews.com