BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG LSM BRANTAS DAN PUNGSINYA DIMATA MASYARAKAT.

Gambar
STRUKTUR ORGANISASI DPP LSM BRANTAS
KODE ETIK LSM BRANTAS MUKADIMAH Bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak asasi manusia yang sangat fundamental dan universal serta dijamin oleh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Oleh karena itu adanya perserikatan dan perkumpulan sesama warga negara seperti halnya LSM BRANTAS merupakan hal yang essensial bagi keberadaan dan kesejahteraan umat manusia. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS adalah perwujudan dari tanggungjawab kemanusiaan berupa kebebasan, inisiatif, kesetaraan, pluralisme, solidaritas, keadilan; dan oleh karena itu harus selalu diperjuangkan. Bahwa keberadaan LSM BRANTAS mendorong keterlibatan masyarakat dan menyediakan mekanisme yang vital dalam menggalang solidaritas, serta mempercepat inisiatif warga ma-syarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi bersama. Bahwa LSM BRANTAS mempunyai peran dalam mengembangkan potensi kemandirian dan meningkatkan kepedulian untuk mengatasi persoalan-persoalan k…

DIDUGA BANDAR NARKOBA PENGENDARA MOTOR SCOOPY DI AMANKAN POLRES TANJAB BARAT.

MF Diringkus Polres Tanjab barat,Diduga edarkan Narkoba

 TANJAB BARAT–brantasnews.com|Seorang pengedar narkoba sabu berinisial MF (22) yang merupakan warga Kecamatan Tungkal Ulu berhasil diringkus oleh pihak Kepolisian Polres Tanjab Barat, Sabtu (13/6/20) sekitar pukul 13.30 WIB di Jembatan Desa Kuala Dasal Kecamatan Tungkal Ulu Kabupaten Tanjab Barat.

Kapolres Tanjab Barat  AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH mengatakan, penangkapan pelaku berinisial MF ini bermula saat tim melakukan  penyamaran “undercover buy” sebagai pembeli atau pemesan narkoba sabu.

“Penangkapan juga berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Jembatan Desa Kuala Dasal sering dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli narkoba sabu,” sebut Kapolres

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, setelah tim melakukan penyelidikan, kemudian tim memutuskan untuk menjebak pelaku dengan cara menyamar menjadi pembeli dengan memesan narkoba sabu seharga Rp. 600 ribu.

Setelah bertemu dengan pelaku, seorang petugas yang sedang menyamar itu kemudian berpura-pura dompetnya ketinggalan dan hanya membawa uang senilai Rp. 500 ribu, kemudian petugas tersebut menghubungi teman lainnya (tim) untuk mengantarkan uang yang kurang tersebut.

Selanjutnya tim  berhasil meringkus pelaku. Pelaku MF diringkus tanpa melakukan perlawanan. “Dari tangan pelaku tersebut, tim berhasil mengamankan barang bukti narkoba sabu seberat 0,42 gram Bruto,” terang Kapolres

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Tanjab Barat guna untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Dan atas perbuatannya tersebut, pelaku MF ini terancam dikenakan pasal Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Kapolres.

Reporter.  : kms mirwan aw
Editor.       : a.k

Komentar