BERANI BICARA BENAR, TAJAM JELAS DAN TERPERCAYA

TENTANG BRANTASNEWS.COM

Gambar
PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN DPP LSM BRANTAS. SENIN 11 MEI 2020. SELAMAT BERGABUNG KAPERWIL BRANTASNEWS.COM SELAMAT BERGABUNG DPD BRANTAS  RIAU. SELAMAT BERGABUNG BRANTASNEWS.COM KAPERWIL LAMPUNG. PIMPINAN ANAK CABANG JAMBI LUAR KOTA. PERWAKILAN ANAK CABANG KUMPEH. PERWAKILAN ANAK CABANG BATANG ASAM
Pemdes pematang raman berserta staf mengucapkan selamat menyambut bulan suci ramadhan 1441H semoga kita senantiasa diberi kelancaran beribadah dibulan yg penuh berkah ini dan slalu menjaga kesehatan 
Selamat menyambut bulan suci ramadhon Mohon maaf lahir dan bathin M.SUTASIN : KAPERWIL BRANTASNEWS.COM SUMTRA SELATAN & MALIKI PAC, BRANTAS, MENGUCAPKAN SELAMATBMENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMHADHAN DI TAHUN 2020
Pemerintahan desa puding dan staf mengucapkan selamat menyambut bulan suci ramadhan 1441 H 
Dibulan yg penuh berkah ini mari kita semua slalu bertakwa dan slalu di beri kesehatan dn kelancaran beribadah 
Selamat menyambut bulan penuh berkah  Mohon maaf lahir bathin PEMDES PUDING DAN STAF Pemerintahan des…

WARGA MUARA PAPALIK DI GEMPARKAN DEMGAN KEMUNCULAN INYEK (HARIMAU)

Warga Desa  Dusun mudo resah, ada Harimau di kebun sawit


Muara papalik-Brantasnews.com|Masyarakat Desa Dusun Mudo,Kecamatan Papalik Kabupaten Tanjabbar, dihebohkan dengan kemunculan Harimau di kebun.

Kemunculan harimau tersebut terjadi pada Rabu (6/5) lalu, yang dilihat oleh seorang warga di Kebun Plasma PT Citra Koperasindo Tani (CKT) Afdeling

Kepala Desa Dusun Mudo, Anggi Saputra saat di konfirmasi, Minggu (10/5/20) membenarkan bahwa Informasi tersebut. Ia mengaku terima laporan dari seorang warga.

“Saya dapat laporan itu dari warga saya di RT 09/03 Desa Dusun Mudo. Warga saya bilang dia melihat seekor harimau di kebun sawit sedang lewat,” ujar Kades.

Ia menceritakan bahwa, jejak kaki dari harimau tersebut sebenarnya telah terlihat, oleh warga sekitar dua minggu terakhir.

“Namun, memang masyarakat sekitar masih menerka-nerka, apakah jejak kaki adalah si Raja Hutan atau bukan.” Tuturnya.

Meskipun demikian, kata Anggi warga sudah mulai merasa resah dengan jejak tersebut.

Setelah ada warga yang melihat si Raja Hutan tersebut, mereka menyakini bahwa jejak kaki tersebut adalah jejak kaki harimau, dan semakin resah

“Kalau jejak kakinya sudah dari dua minggu yang lalu, sudah diresahkan warga dan sekitar lokasi. Cuma yang ini memang nampak harimau itu, jalan dari belakang. Nampak bokongnya,” sebutnya.

Dirinya menjelaskan kemunculan Harimau di Dusun Mudo, Kecamatan Papalik ini, bukan pertama kalinya menghebohkan warga setempat.

“Terakhir kali tahun 2018 (kemunculan harimau). Waktu itu ada harimau lepas dari mobil, yang jatuh bawa harimau,” ungkapnya.

Tak ayal, kejadian ini membuat masyarakat resah, sehingga tidak berani untuk melakukan aktivitas di kebun.

Tidak hanya itu, alasan lain lantaran kemunculan harimau tersebut, tidak jauh dari permukiman warga.

“Itu lokasinya di kebun masyarakat, bukan di permukiman warga. Tapi memang agak dekat juga dengan permukiman, sekitar 700 meter lah. Aktifitas warga sudah terganggu. Warga ketakutan dan was-was untuk ke kebun. Apalagi, warga yang melihat nian harimau itu jalan,” terangnya.

“Itu warga yang berondol dan pemanen buah sawit yang nemuinnya. Jadi cuman lari itu lah yang diutamakan orang itu, jadi tidak sempat moto,” sambungnya.

Susah Dilaporkan ke BKSDA
Untuk itu, pihaknya juga telah melaporkan kepada BKSDA untuk melakukan pencarian harimau tersebut.

Namun, katanya hingga saat ini belum ada Tim BKSDA yang datang, untuk mengecek dari penemuan kemunculan harimau tersebut.

“Tim BKSDA belum turun, informasinya kalau ngak hari ini ada turun. Yang turun kemarin sudah kami dari pihak desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kecamatan,” tuturnya.

Ia berharap agar Tim BKSDA untuk segera turun mengecek, keberadaan harimau tersebut. Hal ini lantaran memang membuat warga sekitar resah, dan takut untuk melakukan aktivitas ke kebun.


 
“Harapan kita supaya cepat dlakukan langkah-langkah, pemulihan mental warga. Karena warga sudah was-was dengan keberadaan harimau itu,” tutupnya

Reporter.  : kms mirwan aw
Editor.       : amri kusuma

Komentar

UCAPAN BERBAYAR

POLISI DI LARANG MENAGIH HUTANG KENDARAAN KREDIT MACET PADA LEASING

SIKAP OKNUM ISTRI KADES RENGAS BANDUNG TAK TERPUJI SAAT DITANYA BLT, COVID-19

4 KALI MENIKAH TAK SATU LELAKIPUN YANG MEMUASKAN. PENGAKUAN SALSILA.

KADES BARU DI LANTIK TUJUH HARI BAWAK ISTRI ORANG KEHOTEL.

Kepala Desa Mandalasena diduga potong dana bantuan Covid 19. Dan Pendataan nya Dabel.